Bank Ina Perdana

Bank Ina Perdana

Daftarbankindonesia.web.id – Bank Ina Perdana adalah perusahaan di sektor jasa keuangan di Indonesia, yang berbasis di Jakarta dan didirikan pada tahun 1990. Didirikan sejak tahun 1990, dimiliki oleh PT Kharisma Prima Karya dan Oki Widjaja, berfokus pada Wisma BSG Corporation, Jakarta.

Dalam upaya mendekatkan diri serta meningkatkan layanan perbankan kepada nasabah, Bank Ina telah menyediakan fasilitas ATM yang diletakkan diberbagai lokasi yang umumnya tidak jauh dari kantor Bank Ina, serta menjadi salah satu anggota ATM Bersama saat ini.

Bank Ina melangkah maju mengembangkan diri secara berkesinambungan dengan semangat dan komitmen yang tinggi dari pemegang saham, pengurus dan karyawan, selalu diwujudkan dengan pembuatan produk dan jasa perbankan yang mampu menyerap pasar, seperti layanan transfer valas bekerja sama dengan CIMB Niaga.

Kini kepemilikan Bank Ina ada di tangan Affin Bank asal Malaysia.Namun belum diketahui informasi lebih lanjut.

Komisaris dan Direksi

  • Komisaris Utama:Birawa Natapradja
  • Komisaris:Hari Sugiarto
  • Komisaris:Stefanus Denny Susilo
  • Direktur Utama:Edy Kuntardjo
  • Direktur:Winadewi Hanantha
  • Direktur:Budiarto Santoso

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Bank Ina Perdana Tbk, yaitu: PT Indolife Pensiontama (22,44%), Liontrust S/A NS Asean Financials Fund-869344007 (18,30%), PT Samudra Biru (16,52%), PT Gaya Hidup Masa Kini (12,48%), DBS Bank Ltd S/A LTSL AS Trustee Of NS Financial Fund (10,50%) dan PT Philadel Terra Lestari (pengendali) (9,64%). Adapun pemegang saham pengendali Bank Ina Perdana adalah Oki Widjaja dan Pieter Tanuri.

BINA memperoleh izin bank umum dari Bank Indonesia tanggal 15 Juni 1991.

Berdasarkan Anggaran Dasar Bank, ruang lingkup kegiatan BINA adalah menjalankan kegiatan jasa umum perbankan sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan yang berlaku.

Baca juga : Bank Tabungan Pensiunan Nasional

Pada tanggal 31 Desember 2013, BINA memperoleh pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham BINA (IPO) kepada masyarakat sebanyak 520.000.000 dengan nilai nominal Rp100,- per saham dengan harga penawaran Rp240,- per saham. Saham-saham tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 16 Januari 2014.

Related posts